Pupuk Organik atau Pupuk Hayati : Apa Sih Bedanya ?

Saat saya terjun blusukan ke kelompok tani atau ke petani, masih banyak saya menemukan kerancuan pengertian yang difahami para petani antara pupuk hayati dengan pupuk organik. Padahal keduanya baik-baik saja. Sehat wal afiat dan tetap banyak yang memakai.

Namun, kalau saat ada yang menanyakan lebih lanjut mengenai perbedaan itu, barulah mereka memahami sepenuhnya bahwa pupuk hayati cair itu relatif hasil kerjanya lebih baik, lebih cepat, lebih produktif dan lebih memuaskan.

Baik, mari kita bahas secara sederhana perbedaan mendasar antara pupuk organik dengan pupuk hayati.

#1. Bahan baku. Pupuk organik itu bahan bakunya berasal dari tanaman, hewan atau keduanya yang dijadikan unsur hara bagi tanaman. Bentuknya bisa padat, bisa juga cair yang digunakan mensuplai bahan organik bagi tanaman.

Sedangkan pupuk hayati itu bahan bakunya bertumpu dari organisme-organisme pilihan yang menguntungkan dan bermanfaat bagi kesuburan lahan dan pertumbuhan tanaman, baik secara vegetatif maupun generatif karena mampu memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah relatif lebih baik.Bentuknya tentu saja cair.

#2. Teknologi. Untuk membuat pupuk organik, biasanya hanya dibutuhkan proses sederhana dan teknologi yang sederhana. Sementara itu, pupuk hayati adalah hasil rekayasa bioteknologi yang berguna bagi pertanian secara umum. Karenanya, sebagian kelompok ada yang menyebut pupuk hayati ini sebagai pupuk hayati organik atau pupuk bio-teknologi.

#3. Kandungan. Pupuk organik ada yang dioplos dengan NPK (Nitrogen, Phospat dan Kaliam) atau ada juga yang tidak dioplos. Kemudian saat diaplikasikan juga ada yang ditambahkan NPK saat bertanamnya.

Sementara itu pupuk hayati tidak mengandung NPK. Akan tetapi, NPK itu sendiri dibuat secara “pabrikasi” oleh mikroorganisme yang terkandung di dalamnya. Nitrogen itu ditarik dan ditambatkan dari udara, sementara N dan K-nya diuraikan mikroorganisme dari senyawa yang ada dalam tanah. Jadi NPK itu diproduksi sendiri oleh para mikroorganisme yang baik hati yang ada dalam pupuk hayati.

#4. Peruntukan. Pupuk organik itu biasanya hanya untuk tanaman saja, dan semua tanaman yang ada diatas tanah. Sementara itu, pupuk hayati, selain bisa untuk tanaman pertanian dan perkebunan, juga bisa digunakan untuk peternakan dan perikanan.

Lalu, kalau ada yang menanyakan mana yang lebih baik, apalagi mana yang lebih efektif, jelas saya mah akan lebih memilih pupuk hayati. Beneran, serius ini !

pupuk hayati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s