Sebuah Cerita dari Desa Tanjung Sari, Brebes

Sebuah cerita dari desa Tanjung Sari – Brebes

Bawang Merah 1

Saya menyewa lahan di pinggir Jalan persis seluas 4000 m2 , untuk Tanam Bawang Merah dengan menggunakan Pupuk Hayati Maxigrow.

Sejak pertama kali tanam tgl 18 Agustus lalu, setiap saya berada dilahan saya tsb untuk melakukan penyemprotan lahan dgn Maxigrow , saya selalu berjumpa dgn seorang bapak2. Beliau seorang Petani bawang juga. Bapak tsb Naik sepedanya dan selalu Tersenyum dgn saya sambil menatap Lahan Bawang saya, tapi tidak berhenti, sambil pergi mengayuh sepedanya lagi.

Hal ini dilakukan terus sampai usia tanam bawang saya 13 hari. Kemarin tgl 1 September , genap usia 14 hari bawang saya, Beliau menghentikan laju sepedanya dan menghampiri saya,

Kata2 yg pertama kali beliau ucapkan : “Tanaman bawangnya bagus sekali dan sehat sekali “… dan beliau takjub usia 14 hari pertumbuhan nya spt itu .

Bawang Merah 3

Singkat cerita :
Langsung beli Maxigrow 1 botol , unt di aplikasikan ke sawah nya pribadi .

Bawang Merah 2

Maxigrow memberikan BUKTI
dan ini FAKTA nya bukan KATAnya !! 🙂

Salam dahsyat, Bambang Jasnanto

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s