Hari Ini Kelompok Petani Urban Lakukan Tanam Perdana

Sabtu, 20/08/2016 16:04 WIB – Odilia Winneke Setiawati – detikFood

Sekolah Petani Urban

Kerja nyata ditunjukkan oleh sekelompok petani urban. Hari ini mereka mengawali penanaman semangka dan pepaya.

Harga cabai, tomat, bawang merah selalu jadi keluhan karena tak pernah stabil. Mungkin hanya di Indonesia harga cabai berkontribusi paling besar pada indeks inflasi.

‘Daripada selalu sibuk menyalahkan pemerintah, mengapa tidak memulai menanam sendiri. ‘Tingginya harga sayuran dan buah karena ada 6-8 titik yang harus dilewati. Karenanya kita harus bisa memutuskan mata rantai tersebut,’ demikian ungkap Amal Al Gozhali selaku inisiator MaksiPlus.

MaksiPlus merupakan kelompok orang yang memiliki perhatian pada pertanian. Diwujudkan dalam bentuk produk pupuk organik, pelatihan pertanian hingga ketrampilan berdagang.

Sekolah Petani Urban Cibubur

Pagi tadi (21/08/2016) di kawasan Cimanggis, Bogor, dua kelompok petani urban telah mulai tanam perdana semangka Inul. Di lahan seluas 2 hektar mereka diajarkan cara memindahkan bbit semangka ke dalam lubang yang sudah berisi pupuk kandang.

‘Setelah bibit masuk ditanam jangan ditekan-tekan. Cukup ditimbun tanah saja. Karena tanaman juga perlu oksigen untuk berkembang alami,’ ujar Teguh dari Tani Solusi, bagian dari MaksiPlus yang khusus mengurus soal bibit.

Meskipun agak canggung kelompok tani urban berhasil menanamkan benih semangka dalam area yang disiapkan. Sebagai tanaman sela akan ditanam kangkung juga pepaya California.

Kelompok Petani Urban Cibubur

Dengan pengalaman terjun langsung menjadi petani nantinya tiap kelompok akan diajarkan mengelola kebun. Mengurus pemeliharaan hingga menangani hasil panen. Maksiplus juga membentuk jaringan petani urban sekaligus market outlet. Hasil kebun nantinya bisa dipasarkan melalui jaringan toko MaxiFresh.

Dengan cara ini diharapkan akan muncul Agrisociopreneur. Selain trampil bertani juga memiliki mampu membangun jaringan pemasaran sendiri. Karenanya kelompok ini diberi nama ‘MaxiFarm Sekolah Tani Urban’ yang dikhususkan bagi penduduk perkotaan yang ingin belajar bertani.

‘Secara demografi Indonesia sangat diuntungkan. Karena menurut data BPS prosentase penduduk perkotaan meningkat hingga 60% pada tahun 2025. Ini berarti peluang besar terbuka untuk pertanian urban,’ jelas Amal pada sambutan pembukaan kelas perdana MaciFarm Sekolah Tani Urban.

 (odi/odi)
*) Sumber asli diambil dari DetikFood.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s